Sabtu, 14 April 2012

Pemprov Dukung Pemekaran Kabupaten

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mendukung sepenuhnya langkah yang diambil Pemkab Seram Bagian Timur (SBT) yang akan memekarkan kabupaten tersebut menjadi dua daerah otonom baru.

Rencana pemekaran ini semata-mata untuk memperpendek rentang kendali pelayanan kepada masyarakat. “Saya kira rentang kendali pelayanan di SBT sangat sulit. Olehnya itu jika ada keinginan untuk memekarkan kabupaten SBT menjadi dua daerah otonom baru, Pemprov Maluku sangat mendukung itu,” ujar Wakil Gubernur Maluku Ir Said Assagaff kepada wartawan di Bula, beberapa waktu lalu.

Assagaff mengatakan, rencana untuk memekarkan SBT menjadi dua daerah otonom baru dapat direalisasikan tahun 2013. “Saya berharap tahun 2013 mendatang rencana pemekaran itu bisa terwujud sehingga daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan bisa terlayani dengan baik,” kata dia. Menurut dia, rentang kendali pelayanan di SBT membutuhkan perhatian yang maksimal. “Banyak sekali daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan. Ini yang harus menjadi perhatian utama untuk memekarkan SBT,” tegasnya.

Bupati SBT Abdullah Vanath pada kesempatan itu mengatakan, awal dibentuknya SBT karena rentang kendali dari Kabupaten Malteng yang cukup jauh. Selain itu luasan wilayah yang ada juga diperparah dengan infrastruktur yang tidak menunjang.
“Olehnya itu, berdasarkan rencana yang ada, ketika usia kabupaten SBT menginjak 10 tahun, kita akan mengusulkan kepada pempus melalui Pemprov Maluku untuk memekarkan Kabupaten SBT,” ungkapnya.

Dijelaskan, pemekaran itu rencananya akan dilakukan dengan menjadikan Bula sebagai Kota Bula, sementara beberapa kecamatan seperti Gorom dan Geser dan akan dijadikan sebagai kabupaten tersendiri.
‘’Saat ini ketika saya jadi bupati pelayanan yang dilakukan juga masih sangat sulit. Untuk kita kita telah merencanakan untuk memekarkan kabupaten SBT menjadi dua daerah otonomi baru,” pungkasnya.(ae)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar