gravatar

SK Honda Diduga Ditandatangi Sebelum Vanath Jabat Bupati

Ambon, AE—Kepolisian daerah Maluku diminta proaktif mengungkap dugaan penyimpangan dan manipulasi 1.165 tenaga honorer daerah (Honda) fiktif kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Ada dugaan dengan memanipulasi Honda fiktif itu uang negara di kuras hingga mencapai Rp.55.9 Milyar.

Hal ini disampaikan Direktur SBT Center, Djabar Tianaotak kepada pers di Ambon. “Ini tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Dari mana seseorang bisa menandatangai SK Honda yang notabenennya belum menjabat sebagai bupati,” beber Tianotak.

Pengangkatan honda SBT melalui dua Surat Keputusan (SK) bupati masing-masing
SK pengangkatan pertama nomor: 814/047 tertanggal 1 Juli 2004 dan SK pengangkatan akhir nomor: 814/075 tertanggal 1 Januari 2010. Kedua SK tersebut dikeluarkan bupati untuk meloloskan 1.165 tenaga honda fiktif yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di tahun 2012.


“Ini sangat lucu. SK pengangkatan pertama nomor; 814/075 tertanggal 1 Juni 2004 ditandatangani Bupati Abdullah Vanath, sementara Abdullah Vanath baru dilantik menjadi bupati SBT pada 10 September 2005. Ada-ada saja birokrasi di SBT. Kejahatan telah membutakan nalar,” kesal Tianotak.

Manipulasi data tenaga honorer daerah (honda) SBT lanjut Tianotak, diduga dilakukan oleh Abdullah Vanath bersama kroni-kroninyanya antara lain Ridolf Maloky alias Rudy (direktur CV. Talavols, perusahaan pribadi milik Vanath), Ramly Kamidin (ketua tim sukses Vanath) dan beberapa tim sukses Abdullah Vanath di salah satu penginapan di Bula. Rekrutmen tidak melalui mekanisme, melainkan diatur di luar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) SBT. “Mereka bertugas mencari dan merekrut tenaga honda untuk selanjutnya di SK-an oleh bupati. Ini kejahatan luar biasa,” tegas Tianotak.

Dugaan manipulasi dan korupsi dana honda SBT senilai Rp.55.9 Milyar terungkap setelah Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengumumkan jatah honda SBT ke publik 22 Maret 2012 lalu. BKN meloloskan tenaga honorer daerah (Honda) fiktif SBT katagori satu (K-1) sebanyak 1.165 orang, jatah honda terbanyak di Maluku bahkan di Indonesia.

“Bayangkan saja, jika seseorang dianggarkan Rp.500 ribu maka 1.165 orang dihitung sejak terbitnya SK 1 Juli 2004 (8 tahun) maka anggaran yang menguap sekitar Rp.55.9 Milyar,” beber Tianotak.(***)
Sumber : Gumumae Group

Design @RayyaGiri

Entri Populer