Jumat, 03 Agustus 2012

PHOTO" BANJIR AMBON 01-08-12

Quote:Quote:Ancaman siklon tropis Saola akan terjadinya banjir telah terjadi Kota Ambon. Hujan deras yang terjadi sejak Selasa hingga dini hari tad membuat sebagian besar wilayah di Kota Ambon dan sekitarnya terendam banjir.

Kepala Pusat Komunikasi dan Informasi Badan Nasional enanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, wilayah yang terendam banjir yakni Galala, Lateri, Passo, Laha - Tawiri di Leitimur Selatan dan sekitarnya.

Beberapa titik juga diterjang longsor meskipun tidak terlalu besar. Daerah yang terkena longsoran dan genangan air antara lain Batu Gajah, Mangga Dua, Karang Panjang, Batu Merah, Kebun Cengkeh, Ahuru, Galala, Lateri, Passo, Nania Negeri Lama, Wayame, Hatiwe Besar, Tawiri dan Laha.

"Tujuh orang meninggal dunia. Satu orang meninggal di BTN Kanawa, dua orang meninggal di daerah Negeri Lama, dan empat orang di Wayori Passo," kata dia dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Rabu (1/8/2012).

Sebagian besar permukiman warga terisolir sehingga perlu dievakuasi dgn tali. Ada juga ruas jalan dan jembatan yang terputus. BPBD, lanjut Sutopo, telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka tanggap darurat maupun proses evakuasi.

"Saat ini sedang dilakukan pendataan dan penangananan pengungsi maupun kerusakan atau kerugian. Saat ini hujan dan banjir masih berlangsung di Kota Ambon," ujarnya.

Saat ini siklon tropis Saola di perairan Filipina bagian utara makin menguat dengan tekanan terendah 950 mb dan kekuatan 80 knot (150 km/jam). Pergerakannya cenderung ke arah utara barat laut menjauhi wilayah Indonesia.

Sumber: Okezone






Banjir besar di Tawiri, Kotamadya Ambon



Banjir merendam rumah-rumah warga di daerah Belakang Soya, Kota Ambon



Banjir menghanyutkan rumah, sepeda motor, peralatan rumah tangga, di Batu Merah, Kota Ambon



Banjir menghanyutkan becak-becak yang menjadi mata pencaharian masyarakat di tanah tinggi, Kota Ambon



Halaman Masjid Raya Alfatah Ambon, terendam banjir



Banjir besar di daerah Kadewatan, kota Ambon



Banjir besar juga melanda daerah Skip, di Kota Ambon



Desa Galala, di Kotamadya Ambon pun terendam banjir



Banjir besar menerjang Desa Latta, di Kotamadya Ambon



Hari ini hampir semua wilayah Kota Ambon, tergenang Banjir. Banjir di Jl. A.Y. Patty Kota Ambon



Banjir melanda daerah Air Puteri, di Kota Ambon



Banjir merendam rumah warga di Lateri, Kota Ambon




Banjir setinggi rumah warga, melanda daerah Batu Merah, Kota Ambon



Banjir di kompleks Masjid Raya Alfatah, Kota Ambon



Banjir di Lorong Kolonel Pitersz, kota Ambon



Tanah Longsor di kawasan Belakang Soya, Kota Ambon pada Selasa dini hari. Warga masih terus menjadi korban yang tertimbun Tanah Longsor.



Warga membantu korban yang masih tertimbun tanah Longsor dikawasan Belakang Soya, Ambon



Wakil Wali Kota Ambon, meninjau langsung tempat longsor dan korban longsor di kawasan Belakang Soya, Ambon




Tanah Longsor di Belakang SMP Negeri 1 Ambon, Karang Panjang Ambon yang terjadi pada Selasa dini hari tadi.



Banjir di depan Masjid Raya Al Fatah, Jl. AY. Patty, Perigi Lima dan beberapa tempat di dalam Kota Ambon.



Banjir di daerah Skip, Kota Ambon. Warga berusaha menyelamatkan diri.



Banjir di daerah Skip, Kota Ambon, mengakibatkan kebakaran.



Banjir di daerah Skip, Kota Ambon.



Akses jalan ke Negeri-negeri pegunungan di Kota Ambon seperti ke Hatalai, Kilang, Naku, Ema, Hukurila, putus total akibat longsor. Warga harus berjalan kaki selama 2 jam lebih.



Akses jalan ke Negeri-negeri pegunungan di Kota Ambon seperti ke Hatalai, Kilang, Naku, Ema, Hukurila, putus total akibat longsor. Warga harus berjalan kaki selama 2 jam lebih.



Warga Ema, Naku, Kilang, Hatalai, harus berjalan kaki berjam2....karena akses jalan rusak total. Warga sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah.



Tanah longsor menghancurkan akses jalan ke negeri-negeri pegunungan di Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon


Quote:UPDATE

Tak ada bantuan di bencana banjir Ambon



Banjir yang menerjang Kota Ambon, sejak Rabu 1 Agustus 2012 kemarin sudah mulai surut. Namun, sejumlah lokasi masih tergenang air.

Meskipun kejadian itu telah memakan korban dan tidak sedikit kerugian secara materiil. Korban banjir yang mengungsi pada beberapa lokasi di Kota Ambon, kondisinya memperihatinkan.
Pantauan di lokasi, Kamis (2/8/2012), kawasan yang terkena banjir masih terendam lumpur, dan kurangnya air bersih.

Harta benda korban banjir yang diselamatkan hanya dapat diletakkan di sepanjang pinggir Jalan Jenderal Sudirman. Akibatnya barang-barang itu terancam rusak, karena tersiram hujan kembali.

Para pengungsi mengeluhkan kurangnya perhatian dari Pemda Maluku, dan pemerintah pusat. Hingga saat ini belum juga nampak bantuan dari para pejabat negeri ini, ataupun partai yang biasanya hadir menjelang pemilu.

Pemda Maluku yang seharusnya memperhatikan warganya, atau bantuan tanggap darurat di lokasi bencana. Seakan tidak peduli dengan warganya.

Bantuan atau pertolongan mulai datang dari tim SAR, ada pula bantuan dari TNI dan Polri, serta bantuan warga yang datang ikut membantu evakuasi korban.

Para korban tetap berharap adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah untuk memberikan keringanan pada korban banjir tersebut. Pasalnya, para korban kesulitan mencari air bersih, bahan makanan di tempat pengungsian.

Selain itu, sebagian warga yang rumahnya sudah mulai surut dari banjir. Kini sudah mulai dibersihkan dari lumpur yang ada di rumah mereka, agar dapat dihuni kembali.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, banjir besar yang menimpa Kota Ambon Rabu 1 Agustus 2012 kemarin, menyisakan duka yang mendalam bagi warga korban banjir, di perkampungan kawasan batu merah.

Kini pasca banjir itu menyisahkan material bangunan, dan lumpur yang mulai dibersihkan oleh warga, dan korban sekitarnya.

Di kawasan sekitar Batu Merah, siang tadi masih terlihat tumpukan kubik sampah, dan material bangunan pasca hantaman bajir tersebut.

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar